Serang, Banten, bhayaksa.net —- Provinsi Banten kini resmi menjadi episentrum perhatian dunia catur tanah air. Pasalnya, Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 resmi dibuka di Convention Hall Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten, yang berlangsung pada 23 hingga 29 Oktober 2026. Kompetisi tertinggi di Indonesia yang diikuti total peserta mencapai 900 orang pecatur ini siap melahirkan master-master baru yang bakal mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.

Rangkaian acara telah dimulai sejak Jumat, 23 Oktober 2026, dengan kedatangan dan registrasi ulang peserta pada pukul 12.00 WIB, dilanjutkan technical meeting pukul 17.00 WIB, serta upacara pembukaan pada pukul 19.00 WIB. Pertandingan babak pertama sendiri resmi digulirkan pada Sabtu (24/10) pukul 09.00 WIB dan babak kedua menyusul pada pukul 15.00 WIB.
Bukan cuma adu taktik di atas papan 64 petak, ajang bergengsi dengan ratusan partisipan ini juga diramaikan dengan serangkaian agenda besar. Di antaranya adalah Rakernas Percasi ke-46 di Hotel Le Dian yang dimulai Sabtu pukul 10.00 WIB hingga Minggu (24-25 Oktober). Selain itu, digelar pula Penataran WNP, upgrading, serta Ujian NA Wasit (25-28 Oktober), serta Penataran dan Upgrading Pelatih Tingkat PNP (25-27 Oktober).

Persaingan dipastikan sengit karena nomor yang dimainkan adalah perorangan standar menggunakan sistem Swiss 9 babak. Namun, khusus kelompok dengan jumlah peserta 10 orang atau kurang, panitia akan menerapkan sistem Round Robin atau setengah kompetisi. Waktu berpikir yang disediakan adalah 90 menit ditambah increment 30 detik setiap langkahnya sejak awal langkah pertama. Untuk penentuan juara perorangan pada sistem Swiss, indikator yang dinilai meliputi Victory Point, Direct Encounter (DE), Bucholz Cut 1, Bucholz, Sonneborn Berger (SB), hingga The Great Number of Victory. Hasil pairing atau jodoh tanding setiap babaknya dapat diakses secara transparan melalui situs resmi chess-results.com.
Menariknya, panitia menerapkan disiplin tinggi sesuai Peraturan Permainan FIDE per 1 Januari 2023. Walaupun papan dan buah catur disediakan oleh panitia pelaksana, setiap peserta diwajibkan membawa jam catur sendiri dengan merk yang direkomendasikan seperti DGT, Leap, Yamako, dan Silver. Peserta yang tidak membawa jam catur otomatis dinyatakan kalah. Aturan ketat lainnya meliputi batas Walk Out (WO) catur standar selama 30 menit, kewajiban mencatat langkah pada notasi yang disediakan hingga laga usai, serta regulasi khusus bahwa pemain asal satu provinsi dengan poin sekitar 50% tidak akan saling berhadapan di babak terakhir.

Kejurnas kali ini membuka ruang seluas-luasnya untuk semua generasi. Mulai dari Kelompok Terbuka tanpa batas usia, Kelompok Wanita tanpa batas usia, kategori Veteran Umur 60 (kelahiran tahun 1966), hingga Kategori Junior A yang mencakup Usia 19, 17, 15, 13, 11, 09, 07, dan 05 tahun.
Total hadiah pembinaan ratusan juta rupiah beserta medali sudah menanti para jawara dari seluruh nusantara. Pada Kelompok Terbuka, piala bergilir PB Percasi disiapkan bersama uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Juara 1 berhak atas Rp12.500.000 ditambah Medali Emas dan Piagam, Juara 2 mendapatkan Rp9.000.000 beserta Medali Perak dan Piagam, sedangkan Juara 3 memperoleh Rp6.000.000 ditambah Medali Perunggu dan Piagam.

Untuk Juara Wanita, Juara 1 berhak atas dana pembinaan Rp8.000.000 (Medali Emas & Piagam), Juara 2 sebesar Rp6.000.000 (Medali Perak & Piagam), dan Juara 3 sebesar Rp4.000.000 (Medali Perunggu & Piagam). Pada kategori Junior A (Usia 19), Juara 1 mengantongi Rp3.500.000, Juara 2 sebesar Rp2.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp1.500.000. Sementara itu, untuk kategori Usia 17 tahun, Juara 1 mendapatkan Rp3.000.000, Juara Junior B (Juara 2) sebesar Rp2.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp1.500.000. Terakhir, kategori Usia 15 tahun menyediakan dana pembinaan Rp2.250.000 untuk Juara 1, Rp1.500.000 untuk Juara 2, dan Rp1.000.000 untuk Juara 3, masing-masing lengkap dengan medali serta piagam penghargaan.

Kompetisi adu taktik antar 900 pecatur terbaik ini sudah bergulir sejak babak pertama. Kini, seluruh atensi komunitas catur tanah air sepenuhnya tertuju pada pertarungan adu strategi sengit yang berlangsung di Kota Serang!
Pewarta: Rudi Siahaan
Editor: Tim bhayaksa.net
