Oplus_131072
JAKARTA, bhayaksa.net – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit kendaraan roda empat terjadi di ruas Jalan Tol Dalam Kota, tepatnya di KM 09 Jalur A, dekat Gerbang Tol Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Tiga kendaraan yang terlibat langsung dalam kecelakaan dan mengalami kerusakan parah adalah satu unit minibus Honda Brio putih berpelat nomor B 1800 CKP, satu unit mobil barang Isuzu Pickup berpelat nomor B 9121 FVT, dan satu unit minibus Hyundai berpelat nomor B 1032 BDO.
Peristiwa bermula saat kendaraan Honda Brio yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial ASA bersama satu orang penumpangnya melaju di lajur cepat Tol Dalam Kota menuju arah Semanggi. Secara mengejutkan, sebuah truk yang berada tepat di depan Honda Brio melakukan pengereman dan berhenti secara mendadak di tengah lajur cepat.
Aksi rem mendadak dari truk misterius tersebut memaksa ASA selaku pengemudi Honda Brio menginjak pedal rem sedalam-dalamnya demi menghindari benturan. Sesaat setelah Honda Brio berhasil berhenti, mobil Isuzu Pickup dan Hyundai yang melaju kencang dari arah belakang tidak sempat mengantisipasi jarak karena ruang yang terlalu sempit.
Hantaman keras dari belakang pun tidak terhindarkan. Mobil Isuzu Pickup menabrak bagian belakang Honda Brio dengan sangat kuat hingga menyebabkan mobil pikap tersebut hilang kendali dan terbalik di tepi jalan tol. Sementara itu, mobil Hyundai yang berada di posisi paling belakang ikut menghantam rangkaian kendaraan di depannya secara beruntun. Truk misterius yang menjadi pemicu awal kejadian langsung melanjutkan perjalanannya meninggalkan lokasi kejadian.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala secara resmi mengonfirmasi terjadinya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan konfirmasi dari petugas penegak hukum di lapangan, pihak kepolisian menegaskan bahwa insiden ini bersumber dari faktor kelalaian di jalan raya.
“Kecelakaan beruntun tersebut terjadi akibat adanya kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya melakukan pengereman mendadak di lajur cepat. Kendaraan di belakangnya yang tidak menjaga jarak aman minimum serta kurang berkonsentrasi akhirnya saling bertabrakan secara beruntun,” ujar AKBP Reiki Indra Brata Manggala saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan.
Akibat kecelakaan ini, mobil Honda Brio mengalami kerusakan paling parah karena terhimpit di bagian depan dan belakang. Dua orang di dalam kabin Honda Brio, yakni ASA beserta rekannya, mengalami luka berat akibat terjepit dasbor mobil yang ringsek serta hantaman keras dari kantong udara perlindungan kendaraan.
Petugas patroli jalan tol bersama Sat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat mengevakuasi para korban dari dalam kabin. Keduanya segera dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, Slipi, Jakarta Barat, untuk mendapatkan perawatan intensif di bawah penanganan tim medis.
Pihak tim medis RS Pelni mengonfirmasi bahwa kondisi kedua korban luka saat ini sudah berangsur-angsur stabil setelah menjalani serangkaian pemeriksaan rontgen dan CT scan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Korban ASA diketahui mengalami luka benturan hebat di area dada serta luka robek di bagian kaki, sedangkan penumpangnya mengalami trauma ringan di kepala serta memar di beberapa bagian tubuh. Keduanya kini telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.
Ditemui di area tunggu rumah sakit, pihak keluarga korban menyampaikan rasa syukur atas kondisi ASA dan rekannya yang telah melewati masa kritis. Pihak keluarga juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kepolisian dan tim medis yang bergerak cepat menyelamatkan nyawa anggota keluarga mereka.
Meski demikian, pihak keluarga mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas identitas truk misterius yang kabur tersebut. Keluarga menilai tindakan berhenti mendadak di lajur cepat tanpa memberikan tanda isyarat darurat merupakan bentuk kelalaian fatal yang membahayakan nyawa pengguna jalan lain.
Menanggapi permintaan tersebut, AKBP Reiki Indra Brata Manggala menyatakan bahwa perkara ini kini sudah dilimpahkan secara resmi kepada Unit Laka Lantas Subdit Gakkum Pancoran Ditlantas Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti secara hukum. Polisi tengah mengumpulkan seluruh barang bukti di lapangan serta memeriksa rekaman kamera CCTV jalan tol dan kamera ETLE di sekitar lokasi kejadian guna melacak nomor polisi dari truk yang memicu kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian juga kembali mengimbau dengan tegas kepada masyarakat pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi batas kecepatan, dan selalu menjaga jarak aman minimum antarkendaraan, terutama saat melintasi jalur bebas hambatan pada jam-jam rawan dini hari demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Proses evakuasi bangkai kendaraan yang ringsek sempat menyebabkan arus lalu lintas di Tol Dalam Kota arah Semanggi mengalami ketersendatan jalur pada dini hari, namun situasi arus lalu lintas telah dipastikan kembali normal menjelang subuh setelah seluruh kendaraan dipindahkan ke pos derek tol.
Pewarta: Timothy
Editor: Tim bhayaksa.net
