Oplus_131072
SYDNEY, AUSTRALIA, bhayaksa.net—- Memasuki awal Oktober 2026, komunitas diaspora dan mahasiswa Indonesia di wilayah New South Wales (NSW) hingga Australian Capital Territory (ACT) memanfaatkan momen libur panjang (long weekend) Labour Day untuk menggelar ajang silaturahmi kebersamaan.
Momen berkumpul yang berlangsung hangat ini sekaligus menjadi langkah awal bagi para pemuda di perantauan untuk mengonsolidasikan berbagai persiapan menyambut Hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada akhir bulan nanti.
Suasana di Australia terpantau sangat kondusif dan meriah pada Sabtu (3/10/2026). Warga Indonesia di perantauan berbondong-bondong menikmati puncak musim semi, salah satunya dengan mengunjungi Floriade NightFest 2026 di Commonwealth Park, Canberra.
Festival malam tahunan yang ikonik ini mengubah hamparan jutaan bunga musim semi menjadi kanvas cahaya yang spektakuler melalui instalasi lampu artistik, pertunjukan musik langsung, hingga pasar malam kuliner. Keindahan malam yang inklusif ini menjadi magnet bagi para pelajar dan keluarga diaspora untuk berkumpul di tengah sejuknya udara musim semi.
Antusiasme warga kian bertambah lantaran adanya hari libur hari buruh (Labour Day) setempat yang jatuh pada Senin, 5 Oktober 2026. Berkenaan dengan hari libur nasional tersebut, aktivitas pelayanan publik di kantor perwakilan RI, termasuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, diumumkan tutup untuk sementara waktu.
Situasi jeda libur kerja dan perkuliahan ini langsung direspons positif oleh para perwakilan pemuda serta organisasi mahasiswa asal tanah air. Di tengah suasana santai menikmati keindahan Floriade NightFest dan ruang-ruang publik terbuka, mereka memanfaatkan momen ini secara produktif untuk merancang rangkaian agenda kolektif kebangsaan.
Koordinasi awal mulai dilakukan guna mempersiapkan upacara bendera gabungan secara hybrid hingga diskusi kepemudaan yang bertujuan mempererat jiwa nasionalisme anak muda Indonesia di tanah rantau.
Pewarta: Mr. David Gunawan Sanjaya
Editor: Tim bhayaksa.net
