Oplus_131072
JAMBI, bhayaksa.net—– Fasilitas publik dan hak tenaga kerja di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan hangat. Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh masyarakat kepada media https://bhayaksa.net, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 84 Kota Jambi diduga menelantarkan sejumlah aset sekolah serta tidak memenuhi hak finansial petugas keamanan hingga berujung pada berhentinya aktivitas penjagaan.
Laporan warga tersebut mengungkap kondisi mempri๐ต๐ฎtinkan pada fasilitas saniter sekolah. Ruang kecil atau toilet siswa dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan sama sekali.
๐ง๐ฎ๐ธ ๐ต๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ถ๐๐, ๐ฑ๐ถ๐ฑ๐๐ด๐ฎ ๐๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ฟ๐๐บ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ฑ ๐ท๐๐ด๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐๐ถ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ต ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ท๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ฑ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ฏ๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ.
๐ฆ๐ฒorang narasumber dari warga setempat berinisial R, menyampaikan keluhannya secara langsung kepada awak media pada Rabu (26/8/2026). Ia mengeluhkan dampak buruk kerusakan fasilitas tersebut terhadap kenyamanan para murid di sekolah.
“Bang, parah nian fasilitas toiletnya, sudah dak biso dipake lagi. Anak-anak yang buang air kecil disuruh buang di luar saja,” ujar R dengan nada kecewa.
Tak hanya persoalan infrastruktur sanitarian, keluhan masyarakat juga menyoroti hilangnya pengawasan keamanan di lingkungan sekolah. Petugas yang biasanya setia berjaga dan membantu menyeberangkan siswa saat jam pulang, kini diketahui sudah lama tidak lagi terlihat beraktivitas di area SDN 84 Kota Jambi.
Narasumber R membeberkan bahwa mundurnya petugas keamanan tersebut diduga kuat dipicu oleh masalah upah kerja yang tersendat dari pihak manajemen sekolah.
“Terus satpam sekolah idak kerjo lagi karena ado kami dengar, gajinyo belum dibayar-bayar, jadi satpamnyo berhenti. Udah lamolah berhentinyo,” tambah R.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya melakukan rangkaian konfirmasi resmi kepada pihak Kepala Sekolah SDN 84 Kota Jambi maupun Dinas Pendidikan Kota Jambi. Langkah klarifikasi ini dinilai krusial guna mendapatkan tanggapan berimbang serta memperjelas kendala tata kelola anggaran operasional yang sebenarnya terjadi di sekolah tersebut.
Pewarta: Harvery
Editor: Tim bhayaksa.net
