Oplus_131072
JAKARTA,bhayaksa.net— Kepolisian mengerahkan sebanyak 597 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen mahasiswa di dua titik wilayah Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (3/8/2026). Seiring dengan aksi tersebut, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengungkapkan bahwa aksi demonstrasi pertama dijadwalkan berlangsung di kawasan Gambir atau sekitar Jalan Medan Merdeka Barat mulai pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, titik aksi kedua dipusatkan di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, yang dijadwalkan mulai bergulir pada pukul 13.00 WIB. Unjuk rasa ini rencananya akan diikuti oleh elemen mahasiswa dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur.
Pengamanan Ketat dan Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, pihak kepolisian telah menggelar apel pengamanan sejak pukul 09.00 WIB. Pengamanan ini melibatkan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, polsek jajaran, serta diperkuat oleh Tim Pelayanan Unjuk Rasa (Yan Unras) Jakarta Pusat.
Terkait arus lalu lintas, kepolisian akan menerapkan pengalihan arus secara situasional di sekitar lokasi demonstrasi. Kebijakan ini disesuaikan langsung dengan kondisi di lapangan, termasuk jumlah massa dan dinamika aksi yang terjadi.
Bagi masyarakat yang hendak beraktivitas atau melintasi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat dan Gedung DPR/MPR, diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan.
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” ujar Erlyn.
Pengguna jalan juga disarankan untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan tidak terganggu oleh potensi kemacetan di sekitar lokasi aksi.
Pewarta: Timothy
Editor: Tim bhayaksa.net
