Oplus_131072
BATAM, bhayaksa.net—- Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam pada Kamis (10/9) dilaporkan berjalan normal dan kondusif. Manajemen bandara memastikan bahwa seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan beroperasi sesuai slot yang direncanakan, meski kawasan udara Batam mulai diselimuti kabut asap tipis dan baru saja melewati fase pemulihan pembatalan massal akibat faktor alam.
Berdasarkan data terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim, jarak pandang (visibility) di area runway terpantau berada di kisaran 6 hingga 7 kilometer. Penurunan visibilitas ini dipicu oleh pergerakan massa udara dari arah tenggara yang membawa kabut asap tipis dari sejumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatra dan perairan sekitarnya.
Walau terjadi penurunan jarak pandang, Otoritas Bandara dan AirNav Indonesia menegaskan kondisi tersebut masih berada jauh di atas batas minimum keselamatan operasional (safety margin) penerbangan komersial, sehingga tidak mengganggu proses lepas landas maupun pendaratan pesawat.
Pemulihan Rute Utama Jakarta
Stabilitas operasional hari ini menjadi momentum krusial bagi manajemen bandara setelah mengalami disrupsi rantai perjalanan pada awal pekan. Sebelumnya, sebanyak 19 penerbangan rute Batam–Jakarta (PP) yang mengangkut sekitar 2.462 penumpang sempat dibatalkan massal akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat menutup akses ke Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Operasi Bandara Hang Nadim, Anton Marthalius, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa konektivitas rute Batam–Jakarta kini telah pulih total PT Bandara Internasional Batam (BIB). Otoritas memproyeksikan pergerakan trafik udara hari ini mencapai 64 penerbangan (terdiri atas 33 kedatangan dan 31 keberangkatan) dengan total volume pergerakan penumpang diperkirakan menyentuh 9.264 orang.
Mitigasi Transportasi dan Layanan Penumpang
Guna mengantisipasi fluktuasi cuaca buruk dan risiko penumpukan penumpang pasca-disrupsi, pihak pengelola tetap menyiagakan sentra layanan customer service khusus di area terminal. Sentra ini berfungsi mempercepat proses penyesuaian jadwal ulang (rescheduling) maupun pengembalian dana (refund) dari pihak maskapai jika sewaktu-waktu terjadi perubahan kondisi force majeure di bandara tujuan regional.
Di sisi lain, para pelaku perjalanan domestik menuju Hang Nadim juga diimbau untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas darat di Kota Batam. Mulai hari ini, Pemerintah Kota Batam melakukan penutupan total pada akses Jalan Tengku Sulung untuk peninggian jalan, sehingga kendaraan yang bergerak dari atau menuju bandara disarankan memanfaatkan jalur alternatif via Perumahan Villa Pesona Asri atau Marbella guna menghindari kepadatan.
Pihak manajemen mengimbau seluruh pelaku bisnis dan calon penumpang untuk secara aktif memantau status penerbangan mereka melalui kanal digital resmi maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan ke bandara.
Pewarta: Hilman
Editor: Tim bhayaksa.net
