IMG_20260828_205218

SYDNEY, bhayaksa.net – Pasar saham Australia mengakhiri pekan ini dengan senyuman manis setelah mencatat kinerja positif pada penutupan perdagangan pada Jumat (28/8/2026). Indeks acuan S&P/ASX 200 melesat 54,1 poin atau 0,6 persen ke posisi 9.092,30. Rebound ini sekaligus mematahkan rapor merah bursa lokal yang sempat tertekan selama dua minggu berturut-turut.

Kembalinya gairah investor di lantai bursa dipicu oleh dua faktor utama: pertama yaitu imbas performa impresif raksasa chip global Nvidia di Wall Street dan kedua kokohnya harga komoditas logam dunia.

Sentimen Positif Sektor Teknologi dan AI

Sektor teknologi menjadi bintang utama di bursa Australia hari ini dengan lonjakan masif mencapai 2,31 persen. Kepercayaan diri pelaku pasar kembali menebal setelah rilis laporan keuangan Nvidia yang melampaui estimasi, menegaskan bahwa belanja global untuk infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI) masih sangat agresif. Saham-saham teknologi lokal seperti Xero (XRO) meroket 7,62 persen, disusul oleh Life360 (360) yang menguat 5,01 persen.

Sektor Tambang Lakukan ‘Heavy Lifting’

Tidak hanya teknologi, sektor material dan pertambangan juga menunjukkan taji. Penguatan harga emas dan tembaga di pasar internasional memberikan suntikan energi bagi emiten tambang besar Australia. Indeks Material ASX ditutup melonjak hampir 1 persen, memperkuat fondasi indeks di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.

Mengabaikan Bayang-Bayang Suku Bunga RBA

Menariknya, aksi beli massal hari ini seolah membuat investor mengabaikan sentimen negatif domestik. Sebelumnya, rilis data inflasi bulan Juli yang memanas sempat memicu kekhawatiran bahwa bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA), akan kembali mengerek suku bunga acuan pada pertemuan September mendatang.

“Pasar sempat goyah di awal pekan karena kecemasan inflasi, namun optimisme dari sektor teknologi global dan ketangguhan harga komoditas berhasil membalikkan keadaan menjelang akhir pekan,” tulis analis pasar dalam catatan penutupannya hari ini.

Di pasar valuta asing, penguatan prospek ekonomi juga turut mengerek nilai tukar Dolar Australia (AUD) yang terapresiasi ke level 71,95 sen AS.

Pewarta: Mr. David Gunawan Sanjaya
Editor: Tim bhayaksa.net


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *