Oplus_131072

Oplus_131072


​CILEGON, bhayaksa.net – Pembinaan mental dan karakter anak sejak dini menjadi kunci lahirnya generasi emas di masa depan. Semangat inilah yang digaungkan Pemerintah Provinsi Banten dalam pembukaan Kejuaraan Catur Tingkat Provinsi (Kejurprov) Banten 2026 yang berlangsung meriah di Pelataran Sosoro Mall Merak, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026) lalu.


​Hadir langsung membuka acara, Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dr. H. R. Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) untuk terlibat aktif dalam mendukung pembinaan para atlet catur sejak usia dini.


​Menurut Wagub Dimyati, dukungan berkesinambungan dari semua pihak sangat krusial agar eksistensi dan prestasi para pecatur asal Provinsi Banten terus meningkat dan makin diperhitungkan di kancah yang lebih luas.


​Filosofi Bidak Pion: Konsistensi Menuju Puncak


​Di hadapan ratusan peserta dan jajaran pengurus, Dimyati menjelaskan bahwa olahraga catur bukan sekadar permainan strategi di atas papan, melainkan sarana efektif pembentukan karakter anak.

Lewat catur, anak-anak dilatih untuk berpikir kritis, tenang, dan tidak mudah menyerah.
​”Karena di permainan catur itu kita banyak belajar bagaimana bisa bertahan dari serangan, melangkah dengan perhitungan jangka panjang, dan memperkuat pertahanan,” ujar Dimyati.


​Ia juga menyelipkan filosofi mendalam mengenai salah satu bidak catur terkecil, yaitu pion, yang menurutnya menyimpan pesan moral luar biasa bagi tumbuh kembang anak.


​”Di dalam catur juga kita diajarkan bagaimana pion-pion itu, di tengah keterbatasan bidak yang ia lalui, namun dengan konsistensi ia bisa sukses menjadi apa pun yang diinginkan,” jelasnya penuh inspirasi.


​Dimyati optimistis, dengan menanamkan nilai-nilai filosofis catur sejak dini, Banten tidak hanya akan melahirkan atlet-atlet catur baru berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang tangguh, terarah, dan siap menghadapi tantangan zaman.


​Diikuti Ratusan Atlet dari 8 Kabupaten/Kota


​Sementara itu, Ketua Pengurus Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon, Hasan Saidan, menyampaikan bahwa gelaran Kejurprov Banten tahun ini menyedot antusiasme luar biasa dari para pecinta olahraga otak di Banten.


​”Kegiatan Kejurprov tingkat Provinsi Banten ini diikuti oleh ratusan atlet dari delapan kabupaten dan kota, dengan rentang usia 7 hingga 19 tahun. Selain itu, ada juga kategori senior untuk umum serta kategori veteran,” papar Hasan.


​Melalui sinergi erat antara Pemprov Banten, Percasi, serta dukungan masyarakat dan pihak swasta, ajang ini diharapkan menjadi wadah pencarian bibit unggul yang siap mengharumkan nama Banten di ajang nasional hingga internasional.


​Pewarta: Bryan Zandroto
Editor: Tim bhayaksa.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *